PENGUKUHAN ANGGOTA KOMISI IRIGASI KABUPATEN SERANG

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:34:14 WIB | 1 pembaca

Serang 10 juli 2019, Bupati Kabupaten Serang Hj. Tatu Chasanah SE, M.Ak telah melaksanakan PENGUKUHAN ANGGOTA KOMISI IRIGASI KABUPATEN SERANG Beserta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Serang H. Hatib ST. MM beserta jajarannya.

Dan Bupati Kabupaten Serang Hj. Tatu Chasanah SE, M.Ak  menyampaikan paparan yakni Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat. hak untuk memperoleh pangan merupakan salah satu hak asasi manusia. pangan memiliki arti dan peran yang sangat penting bagi kehidupan suatu bangsa. ketiadaan atau kurangnya ketersediaan pangan akan memicu ketidakstabilan ekonomi yang dapat berdampak luas pada timbulnya gejolak sosial bahkan politik pada skala lokal maupun nasional.

Dengan mempertimbangkan arti dan peran strategis pangan tersebut, pemerintah saat ini telah mencanangkan dan melaksanakan berbagai kebijakan guna mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan tersebut,upaya untuk mewujudkan kedaulatan pangan tersebut tidak dapat dilepaskan dari komponen penunjang seperti jaringan irigasi dan kelembagaan pengelolaan irigasi.

Irigasi pada dasarnya merupakan suatu sistem untuk mengairi bentangan lahan dengan cara membendung sumber air atau dalam pengertian lain irigasi adalah usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian.

Sektor perekonomian di kabupaten serang yang cukup berkembang adalah kegiatan pertanian. potensi pertanian ini didukung dengan potensi irigasi yang besar yaitu seluas 39,935 hektar dengan jumlah 238 daerah irigasi. dari luasan tersebut, yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten serang adalah sebanyak 230 daerah irigasi dengan luasan 16.102 hektar.

Namun demikian, potensi pertanian maupun daerah irigasi yang cukup besar tersebut tidak akan memberikan keuntungan optimal tanpa adanya keandalan sistem irigasi. penilaian kinerja sistem irigasi ditentukan oleh beberapa komponen, yaitu : prasarana fisik (infrastruktur), produktivitas padi, sarana penunjang, organisasi personalia, dan perkumpulan petani pemakai air (p3a),dari komponen tersebut dapat kita ketahui bahwa pembangunan, rehabilitasi dan peningkatan pada sektor infrastruktur saja tidak cukup untuk meningkatkan nilai kinerja sistem irigasi, karena ada peran kelembagaan yang cukup signifikan sebagai motor penggerak berfungsinya pengelolaan irigasi.

Pada saat ini, pengelolaan irigasi bukan lagi dilaksanakan secara “sentralistik” dimana pengembangan dan pengelolaan irigasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah saja namun lebih ditekankan pola “pengelolaan irigasi partispatif”. dimana kewenangan pengelolaan irigasi dibagi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dengan melibatkan peran serta dan partisipasi aktif masyarakat petani dalam setiap tahapan pengelolaan dan pengembangan irigasi sebagaimana diatur dalam peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat nomor 30/prt/m/2015 tentang pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi partisipatif.

Untuk mewujudkan terciptanya keterpaduan dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi maka diperlukan suatu wadah koordinasi bagi seluruh pemangku kepentingan yang bergerak di bidang keirigasian agar tercapainya kesatuan pandangan dalam pengelolaan irigasi kedepannya.

Bentuk, tugas dan fungsi wadah atau lembaga tersebut secara jelas telah diatur dalam peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat nomor 17/prt/m/2015 tentang komisi irigasi. Komisi irigasi kabupaten adalah lembaga koordinasi dan komunikasi antara wakil pemerintah daerah kabupaten, wakil perkumulan petani pemakai air tingkat daerah irigasi, dan wakil pengguna jaringan irigasi pada kabupaten.

Komisi irigasi memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pengelolaan irigasi. tugas pokok dan fungsi komisi irigasi adalah sebagai berikut :

1. merumuskan kebijakan untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi serta fungsi irigasi

2. merumuskan rencana tahunan penyediaan, pembagian dan pemberian air irigasi

3. merokemndasikan prioritas alokasi dana pengelolaan irigasi

4. memberikan pertimbangan izin alih fungsi lahan beririgasi

5. merumuskan rencana tata tanam

6. merumuskan rencana pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi

7. memberikan masukan dalam evaluasi pengelolaan aset irigasi

8. memberikan pertimbangan dan masukan pemberian izin alkasi air

9. membahas dan memberikan pertimbangan dalam mengatasi permasalahan daerah irigasi

10. memberikan masukan dan pertimbangan dalam upaya menjaga keandalan dan keberlanjutan sistem irigasi.

Dengan dikukuhkannya komisi irigasi kabupaten serang pada hari ini, diharapkan pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi di kabupaten serang dapat meningkat dan pada akhirnya dapat mendukung terwujudnya ketersediaan dan kedaulatan pangan di kabupaten serang.

Setelah pengukuhan anggota komisi irigasi ini, adanya  kepada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten serang selaku sekretariat komisi irigasi kabupaten serang untuk segera memfasilitasi pelaksanaan tugas serta menyusun rencana kegiatan atau program kerja komisi irigasi kabupaten serang.

Dan diucapkan selamat bertugas kepada para anggota komisi irigasi kabupaten serang. semoga allah swt senantiasa memberikan perlindungan dan kekuatan pada kita semua. aamiin. “Ujarnya”