Percepatan Infrastruktur Kabupaten Serang


Selasa, 15 Januari 2019 | 09:30:14 WIB | 1 pembaca

PERCEPATAN INFRASTRUKTUR KABUPATEN SERANG

 

Pemerintah kabupaten  Serang untuk saat ini, harus banyak mendengar saran dan solusi demi menyelesaikan permasalahan. Begitu juga hal-hal yang sedang diupayakan pemerintah kabupaten Serang, harus tersampaikan ke masyarakat. Seperti persoalan infrastruktur jalan tidak bisa menyelesaikan dalam satu periode saja. Tapi, harus berupaya untuk melakukan  Percepatan Pembangunan Infrastruktur, yang setiap tahun ditargetkan 100 kilometer jalan terbangun dengan mantap (Beton).

Untuk itu, Pemerintah kabupaten Serang butuh anggaran Rp 300 miliar per tahun. namun, pemerintah kabupaten Serang belum mampu mengcover semuanya dari APBD, karena masih terbatas. Nilai Rp300 miliar itu untuk 100 kilometer jalan. Sedangkan belanja pemerintahan kabupaten Serang, hanya Rp 600 miliar. Kalau ditarik semua kesitu (infrastruktur jalan), beberapa dinas bisa libur dulu nanti. Dari APBD itu paling maksimal Rp 150 miliar, tapi itupun susah. Jadi paling tinggi Rp 100 miliar, maka sisanya dari pusat, dan provinsi.

Pemerintah Kabupaten Serang, melalui Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pada tahun ini melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan pedesaan sebanyak 83 titik. Ditargetkan, 83 titik jalan yang tersebar di seluruh desa se-Kabupaten Serang ini selesai pada ahir bulan Desember 2018 mendatang.

Hal ini  merupakan bentuk keseriusan Pemerintah kabupaten Serang dalam melakukan percepatan dan peningkatan pembangunan jalan desa, dengan adanya program tersebut diharapkan pemerintah desa dapat terinspirasi untuk melakukan pembangunan serupa melalui anggaran dana desa.

Dengan adanya peningkatan jalan desa ini agar para kepala desa di Kabupaten Serang berperan aktif dalam memberikan informasi terkait permasalahan jalan di desanya kepada DPUPR. Untuk mendapatkan program jalan lingkungan tersebut pemerintah desa harus melakukan pengajuan terlebih dahulu, baik pengajuan perbaikan maupun pembangunan.

Dan program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses jalan bagi masyarakat ini dilakukan secara bertahap. "Setelah ada pengajuan”, nanti diteliti oleh tim survei dan yang lebih urgen akan didahulukan, dan dilakukan secara bertahap. Tahun ini untuk peningkatan jalan desa target selesai pada bulan Desember 2018.